Perwalian / Bimbingan

Perwalian merupakan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Dosen Wali dengan cara memberikan bimbingan/nasehat akademik kepada mahasiswa yang berada di bawah perwaliannya. Baik mahasiswa baru maupun mahasiswa lama dalam keadaan tidak cuti akademik dan dengan bimbingan Dosen Wali yang ditunjuk wajib melaksanakan perwalian sebagai langkah awal penentuan mata kuliah serta beban SKS yang harus diikuti sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kedudukan dan Fungsi Dosen Wali

Dosen wali adalah Dosen tetap Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang telah memenuhi syarat yang untuk selanjutnya ditunjuk , diangkat dan diberhentikan berdasarkan surat keputusan ketua Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Dosen wali berfungsi sebagai pembimbing/penasehat akademik bagi mahasiswa yang berada di bawah perwaliannya

Tugas Dosen Wali

Pembimbing atau penasehat akademik atau dosen wali mempunyai tugas sebagai berikut :
  • Membantu mahasiswa dalam menyusunrencana studi, baik rencana studi semester maupun rencana studi paripurna yaitu rencana kegiatan akademik mahasiswa hingga program studi dapat diseleksaikan .
  • Memberi gambaran serta saran tentang alternatif dan peluang yang dapat diambil serta konsekuensinya, khususnya mengenai beban studi dalam tiap-tiap semester dari pilihan mata kuliah yang akan ditempuh mahasiswa.
  • Memotivasi mahasiswa agar mampu berprestasi.
  • Melakukan tatap muka dengan mahasiswa sedikitnya tiga kali persemester.
  • Membantu mahasiswa menyusun dan merevisi rencana studi pada semester yang akan diambilnya dengan memperhatikan :
    • Minat mahasiswa yang bersangkutan
    • Jadwal Perwalian
    • Prosedur Perwalian
    • Kemampuan akademik mahasiswa
  • Membantu mahasiswa dalam menyusun rencana studi semester yang akan dijalani berdasarkan:
    • Indeks Prestasi Semester dan Ondeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada semester selanjutnya.
    • Formulir Rencana Studi (FRS) yang berisi mata kuliah yang belum diambil.
    • Petunjuk pelaksanaan pengisian FRS
    • Pertimbangan lain yang bersifat akademis
  • Mengesahkan bimbingan akademik atau rencana studi sebelum diteruskan untuk diproses.
  • Memberikan bimbingan akademik atau bimbingan insidentil kepada mahasiswa yang berada dibawah perwaliannya.
  • Membantu mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan akademiknya dengan pengajar mata kuliah (dosen), Pembantu ketua I, Ketua Jurusan, dan lain-lain sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
  • Memberi nasehat kepada mahasiswa yang mengalami kesulitan.
  • Memberikan rekomendasi dan informasi kepada PK I atau Ketua Jurusan baik diminta maupun tidak atas seorang mahasiswa yang karena sesuatu hal akan dikenakan sanksi akademik sedang atau berat.
  • Memberikan laporan hasil perwalian kepada Pembantu Ketua I atau Ketua Jurusan.

Jadwal Perwalian

Jadwal perwalian ditetapkan oleh bagian administrasi (BAAK) yang pelaksanaanya dilakukan pada setiap awal semester baik ganjil maupun semester genap. Setiap mahasiswa dan Dosen Wali diwajibkan memenuhin jadwal perwalian ini sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.

Prosedur Perwalian



Sanksi

Bagi Mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan perwalian dan waktu yang telah ditetapkan tanpa disertai keterangan yang jelas, maka akan dikenai sanksi secara bertahap berupa :
  1. Teguran lisan dari Dosen Wali
  2. Teguran secara tulis yang ditandatangani Pembantu Ketua I
  3. Tidak diikutsertakan dalam kegiatan akademik (perkuliahan,praktikum dan ujian) dan dinyatakan sebagai cuti akademik dengan pemberitahuan secara tulis ditandatangani oleh Pembantu Ketua I.

Ketentuan dalam Menetapkan Beban Studi yang akan di ambil pada tiap semester.

Pedoman Penetapan Beban Studi Tiap Semester

No.
IPK
Beban Studi (SKS)
1.
3,00 - 4,00
22 – 24
2.
2,50 – 2,99
19 – 21
3.
2,00 – 2,49
16 – 18
4.
1,50 – 1,99
13 – 15
5.
0,00 – 1,49
0 - 12

  1. Mata kuliah yang ditetapkan oleh mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Wali dan akan diambil pada semester tertentu harus dinyatakan dalam FRS semester yang bersangkutan.
  2. Perubahan mata kuliah pada FRS harus sepengetahuan Dosen Wali dan dapat dilakukan dalam waktu dua minggu terhitung sejak awal perkuliahan paa semester yang bersangkutan dan dinyatakan dalam FRS dalam kolom Perubahan Rencana Studi (PRS) baik untuk pengganti , penambahan, perubahan kelas maupun untuk perubahan matakuliah dan sebagainya.
  3. Petunjuk lengkap mengenai pengisian FRS dan PRS harap diperhatikan saat perwalian berlangsung. Bagi mahasiswa yang mempunyai hak mengambil rencana studi dengan bobot SKS lebih dari jumlah SKS yang tersedia pada semester yang bersangkutan diperkenankan untuk mengambil mata kuliah sesuai dengan bobot kelebihan tersebut(baik ke semester bawah maupun atas). Contoh : IPK mahasiwa pada semester III = 2,6. Hak beban studi yang dapat diambil pada semester selanjut nya 19-21 SKSsedanhgkan bobot SKS yang tersedia dalam semesrter IV 20 = SKS , kelebihan satu SKS. Untuk itu mahasiswa yang bersangkutan diberikan keleluasaan untuk mengambil seluruh SKS yang tersedia di semester IV atas saran dan pertimbangan Dosen Wali.
  4. Dalam pelaksanaan Perwalian , Dosen Wali dan seluruh mahasiswa yang hadir wajib mengisi daftar hadir perwalian yang telahdisiapkan oleh BAA.
  5. Setelah mengisi FRS, mahasiswa menandatangani FRS tersebut pada kolom yang telah disediakan kemudian dikumpulkan oleh Doesn Wali.
  6. Setelah perwalian selesai, seluruh FRS diperiksa ulang oleh Dosen Wali berkenaan dengan :
    • Kesesuaian IPK dengan jumlah SKS yang diambil
    • Pemilihan mata kuliah
    • Cara pemilihan harus berdasarkan petunjuk pengisian formulir perwalian
    • FRS harus ditandatangani oleh Dosen Wali pada kolom yang disediakan untuk selanjutnya diserahkan kepada BAA.
  7. Mahasiswa yang tidak mengisi FRS tpat pada waktunya dianggap cutiakademik dan tidak berhak untuk memperoleh pelayanan akademik
  8. Pada akhir semester, Dosen Wali menerima FRS mahasiswa yang bresangkutan dari BAAK agar dapat dijadikan pengambilan mata kuliah pada semester selanjutnya.




Girl in a jacket