Pengabdian

Pesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari

1 comment

Ramadan merupakan saat terbaik bagi muslim untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME tanpa harus menghentikan aktivitas keduniaan. Di antara aktivitas tersebut yang dijalani oleh para pencari ilmu adalah penguasaan teknologi informasi. Program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut setiap tahunnya menyelenggarakan Pesan ti Juhri / Pesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari sepanjang bulan Ramadan. 
Pemateri dari HIPMI Garut di Pesan ti Juhri 2017
Kegiatan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2013 dan diikuti oleh pelajar dan mahasiswa tersebut menyajikan ilmu dunia terkait teknologi informasi dan ilmu bermanfaat berupa fiqh kontemporer bidang teknologi informasi. Pematerinya berasal dari dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam dan ustadz pondok pesantren al-Musaddadiyah, serta pemateri luar yang merupakan da’i, relawan teknologi informasi dan komunikasi, serta praktisi atau pegiat tekologi informasi.
Ustadz Yasfi AKSI Indosiar di Pesan ti Juhri 2015
Pada tahun 2018 ini Pesan ti Juhri memberikan keterampilan pengembangan aplikasi Android kepada pesertanya. Pematerinya adalah praktisi dari Mobidu Sinergi dan dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang telah mengikuti sertifikasi Google Andorid. Peserta diharapkan dapat membuat aplikasi Android hingga tayang di Google Play Store. 
Koordinasi Kegiatan dengan Mobidu Sinergi
adminPesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari
read more

Lomba TIK 2018

No comments

Pada hari Minggu tanggal 25 Februari 2018 diselenggarakan Lomba TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) pelajar se Garut yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatik Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Dalam kata sambutannya, ketua program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut menyampaikan pentingnya berlatih TIK atau digital bagi generasi digital pada masa kini agar dapat mensejajarkan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Lomba TIK dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan pelajar di Garut untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri dalam berkompetisi. Tampil sebagai juara umum dalam lomba tersebut adalah SMA negeri 1 Garut.

adminLomba TIK 2018
read more

Bebras Challenge 2017 wilayah Garut

No comments

Pada tanggal 16 November 2017 dilaksanakan kompetisi Bebras yang menampilkan soal-soal komputasi bagi siswa-siswi dari beberapa sekolah di Garut. Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua kalinya, di mana Sekolah Tinggi Teknologi Garut dipercaya oleh Tim Olimpiade Komputer Indonesia untuk menjadi biro penyelenggara kompetisi nasional tersebut. Ada dua lokasi penyelenggaraan di Garut, yakni di Sekolah Tinggi Teknologi Garut dan di SMKN 2 Garut.

adminBebras Challenge 2017 wilayah Garut
read more

Pengembangan Sistem Informasi Tata Kelola Kearsipan berbasis Online

No comments

Sepanjang bulan September 2017, bidang kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Garut meminta bantuan kepada Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk mengembangkan Sistem Informasi Tata Kelola Kearsipan berbasis Online. Keberadaan teknologi yang merekam arsip dan membantu pengelolaannya diperlukan mengingat arsip merupakan salah satu aset yang perlu dijaga. Sebagaimana diketahui bahwa dalam musibah banjir bandang yang lalu, banyak arsip yang rusak karena terkena luapan air. Arsip digital yang dipelihara oleh teknologi diharapkan menjadi cadangan sehingga tetap terjaga sekiranya arsip fisiknya hilang atau rusak.

Sistem tersebut disajikan di kantor bidang kearsipan pada tanggal 8 November 2017. Turut hadir sebagai peserta arsiparis dari beberapa satuan kerja di lingkungan pemerintah kabupaten Garut. Acara tersebut dibuka oleh kepala bidang kearsipan.

adminPengembangan Sistem Informasi Tata Kelola Kearsipan berbasis Online
read more

UMKM Go Online Garut

No comments

Pada bulan September 2017 diselenggarakan kegiatan UMKM Go Online kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan Relawan TIK Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika Garut, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Garut, dan Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut membuka acara. Kementrian memberikan piagam penghargaan kepada semua institusi yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang diwakili oleh Rina Kurniawati selaku wakil ketua III. 
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kepanitiaan dari Dosen Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang melibatkan mahasiswa. Kegiatan dapat berjalan dengan menghadirkan sekitar dua ratus peserta dengan bantuan biaya dari Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika. 
adminUMKM Go Online Garut
read more

Pengabdian kepada Masyarakat bersama Kemenko PMK di Semarang

No comments

Pada tanggal 2 Agustus 2017, Rinda Cahyana yang merupakan dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut diminta oleh Relawan TIK Indonesia untuk menjadi narasumber dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Kemenko PMK republik Indonesia di Semarang Jawa Tengah. Kementrian tersebut bekerjasama dengan Relawan TIK Indonesia untuk menyelenggarakan literasi revolusi mental di kalangan pelajar yang berada di beberapa kota besar di Indonesia. 
Dalam kesempatan tersebut, Rinda Cahyana menyampaikan materi Literasi Digital – Peran Relawan TIK Indonesia : Mewujudkan Revolusi Mental dengan INCAKAP di hadapan pelajar pilihan dari sejumlah sekolah se Jawa Tengah. Anak-anak ini cukup responsif dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bagus seputar pemanfaatan internet dalam keseharian hidup mereka. 
Akomodasi dari Garut ke lokasi kegiatan di luar Jawa Barat itu ditanggung sepenuhnya oleh Kementrian. Bagi dosen yang wajib melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, akomodasi tersebut merupakan bantuan bagi dosen untuk melaksanakan kewajibannya. 
adminPengabdian kepada Masyarakat bersama Kemenko PMK di Semarang
read more

Kerjasama Pengabdian Internasional 2017 bersama NIA Korea Selatan

No comments

Bulan juli ini Sekolah Tinggi Teknologi Garut kembali menerima empat orang mahasiswa Korea Selatan yang akan menjalankan kesepakatan kerjasama antara Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan NIA (National Information Society Agency) Korea Selatan. Kerjasama tersebut berbentuk pelatihan TIK dasar dan android yang dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 17 Juli sampai dengan 11 Agustus 2017. Kegiatan tersebut melibatkan dosen Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut selaku koordinator relawan di Garut dan mahasiswa selaku pendamping relawan. 

Kerjasama dengan NIA terkait relawan TIK ini sudah keempat kalinya, yakni tahun 2012, 2013, 2014, dan 2017. Kegiatan pelatihan dan pertukaran budaya dipusatkan di Area 306. Di penghujung waktu, keempat Korea IT Volunteers ini diajak berkunjung ke sekolah untuk memberikan literasi digital kepada para siswa. Semua kegiatan tersebut dibiayai oleh NIA. Menjelang kepulangannya, KIV menyerahkan bantuan perangkat mewakili NIA kepada koordinator relawan. 
adminKerjasama Pengabdian Internasional 2017 bersama NIA Korea Selatan
read more

Pesantren Teknik Tujuh Hari 2017

No comments


Minggu 11 Juni 2017, bertempat di Area 306, dilaksanakan pembukaan Pesan Ti Juhri angkatan kelima, kegiatan tahunan setiap bulan Ramadhan yang digelar oleh Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Tahun ini, singkatan “Ti” dari Pesan Ti Juhri berubah kepanjangannya dari Teknologi Informasi menjadi Teknik untuk menggambarkan perubahan komposisi materi yang awalnya serba teknologi informasi menjadi teknik sehingga meliputi teknik industri, teknik sipil, dan informatika sesuai program studi yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut. 

Pesan Ti Juhri diselenggarakan sebagai upaya membukakan pintu kontribusi Agama atau Pesantren terhadap teknologi informasi, atau yang sering diistilahkan Pesantren4ICT. Kegiatan tersebut merupakan pelengkap gerakan ICT4Pesantren Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang merupakan usaha membantu penerapan TIK di lingkungan pesantren.

Istilah Pesantren Teknik pertama kali muncul di Ponpes (Pondok Pesantren) Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Garut sekitar tahun 2002, setelah adanya usulan dari alm DR KH Maman Abdurrahman Musaddad selaku ketua Ponpes agar muatan materi di Ponpes tidak hanya keagamaan saja, tetapi juga dilengkapi dengan materi teknik umum. Gagasan pesantren teknik ini tetap diusung hingga kini dan diwujudkan walau hanya sebatas buletin atau pesantren tujuh hari saja. 

Pesan Ti Juhri tahun ini mengusung tema Hijrah Dua Dunia, dalam pengertian pindahnya manusia dari gelapnya ketidakseimbangan perikehidupan dunia nyata dan dunia maya menuju cahaya keseimbangannya. Hal ini diupayakan dengan menyusun materi yang fokus pada 
  1. Kendali perilaku dan kualitas interaksi antar personal di ruang digital
  2. Kesehatan diri, tempat, dan pergaulan di dunia tanpa batas
  3. Pengantar bisnis dan teknologi dalam ekonomi digital




Kegiatan ini merupakan pekan sedekah ilmu, di mana Area 306 selaku penyelenggara menyediakan fasilitas dan peserta bagi siapa saja untuk mensedekahkan pengetahuannya dalam rentang waktu tujuh hari di bulan Ramadhan ini. Selain dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang mau bersedekah, prodi Teknik Industri dan prodi Teknik Sipil pun ikut serta dengan diwakili oleh ketuanya masing-masing. Selain itu STAIM (Sekolah Tinggi Agama Islam al-Musaddadiyah) juga menyatakan kesediaannya untuk mengisi dua materi terkait muamalah. 

Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) kabupaten Garut mewakili pemerintahan juga menyatakan siap bergabung. Dari unsur masyarakat, turut bergabung Himpunan Alumni Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Komunitas TIK Garut yang diwakili Garut Smartfren Community, Relawan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Indonesia, dan Gabungan UMKM Indonesia. 

Pesantren ini diselenggarakan untuk membentuk perilaku masyarakat Indonesia yang produktif dan seimbang. Peserta diberi pemahaman tentang kehidupan digital mulai dari kesadaran personal, silaturahmi, hingga kegiatan meningkatkan rizqi melalui jaringan. Dengan analisis SWOT al-Ghazali yang disarikan dari Minhajul Abidien peserta diharapkan dapat menyadari kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan hambatan alamiahnya; untuk kemudian dikelola dengan baik agar kualitas silaturahmi dan pencarian rizqinya semakin hari semakin baik. 

Selain kesadaran tersebut, peserta juga diberi tahu tentang pegangan nilai di dunia digital, yakni karakter digital nusantara. Secara khusus bahasannya nanti mengkerucut pada nilai baik dan buruk dalam konteks silaturahmi dan pencarian rizqi yang  bersumber dari agama Islam. Tidak hanya sebatas pemahaman akan nilai, peserta juga diberi pengetahuan tentang kewirausahaan digital dan perintisan usahanya. Selain itu peserta diberi tahu tentang cara penyajian gagasan dengan teknologi dan mendiskusikan gagasan tersebut secara efektif dan efisien agar dapat meningkatkan produktifitas. Semua itu disajikan dalam rangkaian materi selama sepekan. 


Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinyahendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” 
(H.R. Bukhari-Muslim)
adminPesantren Teknik Tujuh Hari 2017
read more

FGD Jabar Smart Province

No comments

Rabu 7 Juni 2017, bertempat di ruang pertemuan BAPPEDA Garut, dosen program studi Teknik Informatika diundang menghadiri Focus Group Discussion terkait Jawa Barat Smart Province. Acara tersebut diselenggarakan oleh BPPKI (Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika) Bandung yang berada di bawah Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Sumber Daya Manusia Kemkominfo (Kementrian Komunikasi dan Informatika) Republik Indonesia. 
adminFGD Jabar Smart Province
read more

Kontribusi dalam Seminar Pendidikan Berbasis Karakter

4 comments

24 Mei 2017 bertempat di Pendopo kabupaten Garut, dua dosen Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut diundang oleh panitia dari Yayasan Intan Pembangun Karakter untuk menyampaikan pengetahuan bidang informatika dalam Seminar Pendidikan Berbasis Karakter. Dalam acara tersebut Dr Dini Destiani, M.T., menyampaikan materi Digital Parenting, sementara Rinda Cahyana, M.T. menyampaikan materi Karakter Digital Nusantara. 
adminKontribusi dalam Seminar Pendidikan Berbasis Karakter
read more