Latest news

Riung Mungpulung Menyambut Milad Prodi ke-20

No comments
Rabu, 6 Juni 2018 diselenggarakan kegiatan Riung Mungpulung 2018. Pada awalnya kegiatan ini merupakan pertemuan pengurus HIMATIF (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika) Sekolah Tinggi Teknologi Garut antar periode. Kegiatan ini disarankan oleh ketua Program Studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut pada tahun 2018 agar dirubah menjadi medium komunikasi quadruple helix tahunan yang melibatkan Program Studi, Dosen, Mahasiswa, dan Alumni dalam rangka evaluasi kerjasama satu tahun akademik.

Marwah Maulana Sidik selaku ketua Panitia dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin silaturahmi. Sementara Safik Aghna selaku ketua HIMATIF dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali tahun depan.

Leni Fitriani hadir mewakili Komite HALIF (Himpunan Alumni Informatika) Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Dalam kesempatan sambutannya, bendahara HALIF tersebut menjelaskan pengelolaan dana lestari selama satu tahun akademik 2017/2018. Dijelaskan bahwa dana yang terkumpul dari alumni telah digunakan untuk beragam keperluan yang menunjang Tridharma di lingkungan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Di antaranya untuk membantu masalah keuangan mahasiswa, dan penyediaan perangkat TIK yang menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan HIMATIF. 
Selanjutnya alumni angkatan 2006 ini mengatakan bahwa penjelasan tentang pengelolaan dana lestari tersebut dimaksudkan agar calon alumni dapat memahami kegunaan dana tersebut. Sehingga bila suatu saat nanti didorong untuk melakukan registrasi keanggotaan HALIF, mereka faham sumbangan wajib dan sukarela yang disertakan di dalamnya akan dimanfaatkan untuk kepentingan yang telah dijelaskan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Rinda Cahyana selaku ketua program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Alumni angkatan 1997 ini mengatakan bahwa Riung Mungpulung dilaksanakan menjelang milad program studi yang ke-20 yang jatuh pada tanggal 30 Juni 2018. Alumni angkatan II ini menjadi saksi sejarah perkembangan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Diceritakan bagaimana populasi mahasiswa informatika berkebang pesat hingga jumlahnya menjadi setengah populasi mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Akses mahasiswa terhadap teknologi dan pustaka pun berkembang menjadi lebih baik seiring dengan perkembangan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Mahasiswa informatika turut berkontribusi dalam penerapannya melalui kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan di Laboratorium Komputer, termasuk dalam perintisan Unit Sistem Informasi.

Rinda Cahyana mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan ini menjadi jalan menuju surga. Karena Nabi SAW pernah bersabda bahwa mengucapkan salam, menjalin silaturahmi, memberi makan, dan salat malam merupakan jalan menuju surga. Silaturahmi juga membuka pintu rizqi, kesempatan bagi HIMATIF untuk mengkomunikasikan kebutuhannya kepada alumni. Panitia menggalang dana dari kegiatan ini untuk keperluan “memberi makan” kalangan yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, ketua program studi melaporkan penggunaan bantuan dana dari HALIF. Selama satu tahun akademik telah ada lima mahasiswa yang memanfaatkan bantuan keuangan 0% untuk kepentingan akademik. Bantuan ini dapat diakses oleh mahasiswa tingkat akhir dengan syarat IPK di atas 3, dan pengurus HIMATIF dengan syarat keterangan aktif. Program studi akan melakukan pembicaraan dengan HALIF terkait pengelolaan dana lestari dari alumni agar sejalan dengan kepentingan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.


adminRiung Mungpulung Menyambut Milad Prodi ke-20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *