Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah. http://www.sttgarut.ac.id/

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998 dan terakreditasi B. http://informatika.sttgarut.ac.id/

Kamis, 03 Mei 2018

SEMILOKA Relawan TIK Kampus Pertama


Kamis, 3 Mei 2018 di Sekolah Tinggi Teknologi Garut digelar acara Seminar dan Lokakarya dengan tema "Layanan Relawan TIK sebagai Dharma Pengabdian kepada Masyarakat". Acara dibuka oleh Dr Hilmi Auwali, ketua Sekolah Tinggi Teknologi Garut, sekaligus menyerahkan secara simbolis buku Relawan TIK Abdi Masyarakat yang merupakan luaran kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan satuan kerja divisi kampus Relawan TIK Indonesia kepada perwakilan APTIKOM Jawa Barat. 


Dewi Tresnawati selaku ketua pelaksana dalam laporannya menyebutkan bahwa Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Relawan TIK Kampus dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Universitas Islam Nusantara, Universitas Singaperbangsa Karawang, STMIK Sumedang, STMIK DCI, dan STMIK Tasikmalaya. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan pengurus pusat Relawan TIK Indonesia.  


Seminar tersebut membahas tentang bagaimana layanan relawan TIK memberi manfaat kepada kampus yang melaksanakannya dikaitkan dengan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Bertindak sebagai pemateri seminar antara lain perwakilan APTIKOM Jawa Barat, pelaksana satuan kerja divisi kampus Relawan TIK Indonesia, dan Relawan TIK Sumedang.


Sejumlah manfaat diungkapkan oleh Rinda Cahyana, pengurus Pusat Relawan TIK Indonesia sekaligus ketua program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, antara lain kepemimpinan publik, reputasi dosen dan mahasiswa, serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam halaman facebook nya, Fajar Eridianto, ketua pengurus pusat Relawan TIK Indonesia, menyebutkan bahwa hasil kegiatan tersebut menjadi acuan bagi 86 komisariat yang ada di Indonesia.


Sabtu, 21 April 2018

32 mahasiswa informatika STTG meraih gelar kompetensi internasional


Hari Sabtu ini tanggal 21 April 2018 merupakan pelaksanaan sertifikasi kompetensi basis data tingkat internasional di Area 306. Sebelumnya peserta mendapatkan pembekalan terlebih dahulu dari instruktur seputar teknis sertifikasi dan materi sertifikasi. Sejumlah mahasiswa dan alumni program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut ikut serta dalam kegiatan ini.



Sertifikasi dilaksanakan mulai siang hingga sore hari di laboratorium Sistem dan Teknologi Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Sebanyak 32 orang peserta berhasil lulus dan meraih gelar MTA yang dapat disematkan di belakang nama. Peraih skor terbaik putera adalah Fikri Fahru Roji, alumni program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang sekarang bekerja sebagai personel teknologi informasi di Universitas Garut. Peraih skor terbaik puteri adalah Aisyah Fitri Islami, mahasiswi program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut.


Jumat, 20 April 2018

Mahasiswa Informatika STTG Mengikuti Sertifikasi Kompetensi Internasional


Jum'at 20 April 2018, Sertifikasi Kompetensi Internasional kedua digelar di Sekolah Tinggi Teknologi Garut dan diikuti oleh 94 peserta. Kegiatan Area 306 ini mendorong lulusan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut agar dapat berdaya saing global, sejalan dengan visi program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, yakni "Menjadi Penyelenggara Program Studi Informatika Yang Unggul di Bidang Rekayasa Perangkat Lunak dengan Luaran Yang Berdaya Saing Global Berbasis Kearifan Lokal pada Tahun 2030".



Pada tahun lalu, sekitar 60% peserta lulus sertifikasi berbahasa inggris ini dan menyandang gelar MTA (Microsoft Technology Associate). Hal tersebut menyebabkan sebagian lulusan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut menyandang doble degree, yakni S.Kom, MTA. Dengan pengakuan level internasional tersebut diharapkan lulusan menjadi lebih berdaya bersaing dalam pasar kerja Masyarakat Ekonomi Asia. Sejak tahun 2015, sertifikasi kompetensi ini merupakan hak lulusan yang wajib ditunaikan oleh setiap penyelenggara pendidikan tinggi. 


Rabu, 18 April 2018

Dosen Informatika STTG Penyaji Terbaik AASEC 2018


Pada tanggal 17 - 18 April 2018, digelar AASEC (Annual Applied Science and Engineering Conference) ketiga di Bandung. Sekolah Tinggi Teknologi Garut merupakan salah satu perguruan tinggi yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Beberapa dosen Sekolah Tinggi Teknologi Garut ikut serta sebagai pemakalah, sebelas di antaranya adalah dosen program studi Informatika, yakni : Aldy Riyaldi Atmadja, Asep Deddy Supriatna, Dian Saadilah, Dede Kurniadi, Dewi Tresnawati, Eri Satria, Leni Fitriani, Raden Dini Destiani Siti Fatimah, Ridwan Setiawan, Rinda Cahyana, dan Yosep Septiana.  


Kegiatan dosen dalam temu ilmiah internasional tersebut sepenuhnya dibiayai oleh Sekolah Tinggi Teknologi Garut, sebagai bentuk pelaksanaan standar nasional penelitian yang diamanatkan oleh pemerintah. Dalam kesempatan tersebut beberapa dosen informatika mendapatkan anugerah penyaji terbaik di kelasnya masing-masing, yakni Rinda Cahyana, Leni Fitriani, dan Dian Saadilah. 


Kamis, 12 April 2018

Daftar Peserta Sertifikasi Kompetensi Internasional Database Fundamentals (MTA 98-364)

Foto Rinda Cahyana.

Berikut adalah para peserta Sertifikasi Kompetensi Internasional 
Database Fundamentals (MTA 98-364)




Girl in a jacket