Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah. http://www.sttgarut.ac.id/

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998 dan terakreditasi B. http://informatika.sttgarut.ac.id/

Rabu, 13 Juni 2018

Riung Mungpulung Menyambut Milad Prodi ke-20


Rabu, 6 Juni 2018 diselenggarakan kegiatan Riung Mungpulung 2018. Pada awalnya kegiatan ini merupakan pertemuan pengurus HIMATIF (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika) Sekolah Tinggi Teknologi Garut antar periode. Kegiatan ini disarankan oleh ketua Program Studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut pada tahun 2018 agar dirubah menjadi medium komunikasi quadruple helix tahunan yang melibatkan Program Studi, Dosen, Mahasiswa, dan Alumni dalam rangka evaluasi kerjasama satu tahun akademik.

Marwah Maulana Sidik selaku ketua Panitia dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin silaturahmi. Sementara Safik Aghna selaku ketua HIMATIF dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali tahun depan.


Leni Fitriani hadir mewakili Komite HALIF (Himpunan Alumni Informatika) Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Dalam kesempatan sambutannya, bendahara HALIF tersebut menjelaskan pengelolaan dana lestari selama satu tahun akademik 2017/2018. Dijelaskan bahwa dana yang terkumpul dari alumni telah digunakan untuk beragam keperluan yang menunjang Tridharma di lingkungan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Di antaranya untuk membantu masalah keuangan mahasiswa, dan penyediaan perangkat TIK yang menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan HIMATIF. 

Selanjutnya alumni angkatan 2006 ini mengatakan bahwa penjelasan tentang pengelolaan dana lestari tersebut dimaksudkan agar calon alumni dapat memahami kegunaan dana tersebut. Sehingga bila suatu saat nanti didorong untuk melakukan registrasi keanggotaan HALIF, mereka faham sumbangan wajib dan sukarela yang disertakan di dalamnya akan dimanfaatkan untuk kepentingan yang telah dijelaskan.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Rinda Cahyana selaku ketua program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Alumni angkatan 1997 ini mengatakan bahwa Riung Mungpulung dilaksanakan menjelang milad program studi yang ke-20 yang jatuh pada tanggal 30 Juni 2018. Alumni angkatan II ini menjadi saksi sejarah perkembangan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Diceritakan bagaimana populasi mahasiswa informatika berkebang pesat hingga jumlahnya menjadi setengah populasi mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Akses mahasiswa terhadap teknologi dan pustaka pun berkembang menjadi lebih baik seiring dengan perkembangan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Mahasiswa informatika turut berkontribusi dalam penerapannya melalui kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan di Laboratorium Komputer, termasuk dalam perintisan Unit Sistem Informasi.

Rinda Cahyana mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan ini menjadi jalan menuju surga. Karena Nabi SAW pernah bersabda bahwa mengucapkan salam, menjalin silaturahmi, memberi makan, dan salat malam merupakan jalan menuju surga. Silaturahmi juga membuka pintu rizqi, kesempatan bagi HIMATIF untuk mengkomunikasikan kebutuhannya kepada alumni. Panitia menggalang dana dari kegiatan ini untuk keperluan "memberi makan" kalangan yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, ketua program studi melaporkan penggunaan bantuan dana dari HALIF. Selama satu tahun akademik telah ada lima mahasiswa yang memanfaatkan bantuan keuangan 0% untuk kepentingan akademik. Bantuan ini dapat diakses oleh mahasiswa tingkat akhir dengan syarat IPK di atas 3, dan pengurus HIMATIF dengan syarat keterangan aktif. Program studi akan melakukan pembicaraan dengan HALIF terkait pengelolaan dana lestari dari alumni agar sejalan dengan kepentingan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.


Sabtu, 09 Juni 2018

Kemkominfo Terbitkan Okupasi TIK Standar KKNI

Buku yang diterbitkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini bermanfaat untuk mencocokan profil lulusan dengan standar KKNI agar tidak ada ruang kesenjangan antara perguruan tinggi dengan industri. 


Jumat, 01 Juni 2018

Buka Puasa Bersama Keluarga Pendidik dan Kependidikan 1439 H


Pada tanggal 1 Juni 2018 diselenggarakan kegiatan buka puasa bersama di Kampung Sampireun yang diikuti oleh tenaga pendidik dan kependidikan beserta keluarganya di lingkungan program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Kegiatan inisiatif dan swadaya program studi bersama dosennya ini dilaksanakan oleh beberapa dosen pengurus Area 306. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 40 orang / 11 keluarga. 

Ketua program studi Infomatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut mengatakan bahwa tradisi setiap bulan Ramadhan ini sangat baik dan bermanfaat untuk menjaga silaturahmi program studi dengan sumber daya manusianya dan keluarganya. Silaturahmi dapat menjadi pintu masuk rizqi bagi program studi. 

Rabu, 23 Mei 2018

Pesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari


Ramadan merupakan saat terbaik bagi muslim untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME tanpa harus menghentikan aktivitas keduniaan. Di antara aktivitas tersebut yang dijalani oleh para pencari ilmu adalah penguasaan teknologi informasi. Program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut setiap tahunnya menyelenggarakan Pesan ti Juhri / Pesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari sepanjang bulan Ramadan. 

Pemateri dari HIPMI Garut di Pesan ti Juhri 2017

Kegiatan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2013 dan diikuti oleh pelajar dan mahasiswa tersebut menyajikan ilmu dunia terkait teknologi informasi dan ilmu bermanfaat berupa fiqh kontemporer bidang teknologi informasi. Pematerinya berasal dari dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam dan ustadz pondok pesantren al-Musaddadiyah, serta pemateri luar yang merupakan da'i, relawan teknologi informasi dan komunikasi, serta praktisi atau pegiat tekologi informasi.

Ustadz Yasfi AKSI Indosiar di Pesan ti Juhri 2015

Pada tahun 2018 ini Pesan ti Juhri memberikan keterampilan pengembangan aplikasi Android kepada pesertanya. Pematerinya adalah praktisi dari Mobidu Sinergi dan dosen program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang telah mengikuti sertifikasi Google Andorid. Peserta diharapkan dapat membuat aplikasi Android hingga tayang di Google Play Store. 

Koordinasi Kegiatan dengan Mobidu Sinergi

Kamis, 03 Mei 2018

SEMILOKA Relawan TIK Kampus Pertama


Kamis, 3 Mei 2018 di Sekolah Tinggi Teknologi Garut digelar acara Seminar dan Lokakarya dengan tema "Layanan Relawan TIK sebagai Dharma Pengabdian kepada Masyarakat". Acara dibuka oleh Dr Hilmi Auwali, ketua Sekolah Tinggi Teknologi Garut, sekaligus menyerahkan secara simbolis buku Relawan TIK Abdi Masyarakat yang merupakan luaran kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan satuan kerja divisi kampus Relawan TIK Indonesia kepada perwakilan APTIKOM Jawa Barat. 


Dewi Tresnawati selaku ketua pelaksana dalam laporannya menyebutkan bahwa Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Relawan TIK Kampus dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Universitas Islam Nusantara, Universitas Singaperbangsa Karawang, STMIK Sumedang, STMIK DCI, dan STMIK Tasikmalaya. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan pengurus pusat Relawan TIK Indonesia.  


Seminar tersebut membahas tentang bagaimana layanan relawan TIK memberi manfaat kepada kampus yang melaksanakannya dikaitkan dengan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Bertindak sebagai pemateri seminar antara lain perwakilan APTIKOM Jawa Barat, pelaksana satuan kerja divisi kampus Relawan TIK Indonesia, dan Relawan TIK Sumedang.


Sejumlah manfaat diungkapkan oleh Rinda Cahyana, pengurus Pusat Relawan TIK Indonesia sekaligus ketua program studi Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut, antara lain kepemimpinan publik, reputasi dosen dan mahasiswa, serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam halaman facebook nya, Fajar Eridianto, ketua pengurus pusat Relawan TIK Indonesia, menyebutkan bahwa hasil kegiatan tersebut menjadi acuan bagi 86 komisariat yang ada di Indonesia.


Girl in a jacket